Selasa, 15 Januari 2013

Thinking Out The Box

Berpikir dengan cara yang berbeda, berpikir dari sudut pandang yang baru, mempunyai pemikiran yang kreatif yang tidak pernah ada, dan tidak menjiplak. Pemikiran ini juga bisa mengambil sudut pandang (sisi) lain yang orang lain tidak bisa melihatnya (berpikir sebaliknya dari suatu hal) dalam menghadapi permasalahan ataupun menghadapi kondisi-kondisi yang baru. Itulah sekelumit pengertian tentang berpikir outside the box atau berpikir di luar kotak.

Tersebutlah Yoris Sebastian seorang yang sangat luar biasa. Sangking luar biasanya ia dijuluki dijuluki creative junkie. Cerita bermula karena kreativitasnya sebagai tenaga lepas  dalam membuat tagline Majalah Hai ”Terus terang hanya Hai yang bisa begini”.

 Dari sini karirnya mulai naik menjadi Assitant Advertising & Promotion Manager. Dengan konsep “I Like Monday”(ILM) berupa konsep konser khusus untuk artis lokal yang jarang memeroleh kesempatan dapat konser tunggal. Di Hard Rock Cafe ia membuktikanya, sehingga sponsor mulai banyak berdatangan. Dalam usia 26 tahun jabatan General manager telah disabetnya di HRC.
 

 Mengapa tema berpikir outside the box menjadi popular? Pemikiran cara ini menjadi popular karena ketidaklaziman yang kita lihat dalam mengapresiasi (mengungkapkan) gagasan atau ide yang didapat. Seperti pengungkapan “Enjoy aja” ala iklan rokok Mild.

Bila diingat kembali pikiran sadar mungkin sudah lupa kejadian di masa lalu. Tapi pikiran bawah sadar akan tetap ingat.  Sehingga sering keluar statment ”pikiran bawah sadar sangat sadar dan cerdas”.

 Begini penjelasannya. Proses berpikir yang terjadi antara pikiran sadar dan pikiran bawah sadar berjalan bersamaan (pararer).  Perbedaannya adalah pikiran sadar bisa/dapat berhenti bekerja, sedangkan pikiran bawah sadar tidak akan pernah berhenti kecuali jika masa kontrak hidup kita di dunia ini sudah selesai kata Tuhan.

Kadang orang tidak berani mengambil keputusan besar. Lakukan (just do it) sehingga anda bisa  mendapat duit. Sang Budha juga pernah membuat slogan ”Dunia objektif muncul dari pikiran itu sendiri’’

Dimana kita dapat menjumpai cara berpikir seperti ini? Berpikir outside the box banyak dijumpai di bidang advertising dan broadscast terutama untuk pembuatan iklan di televisi dan majalah-majalah.


Sekarang timbul pertanyaan, bagaimana cara menciptakan berpikir di luar kotak? Di bawah ini saya berikan tips untuk menuntun anda menuju medan berpikir di luar kotak.

1.Lepaskan diri dari mental Block dan keluar dari comfort zone

     Dengan melepaskan diri dari mental yang terkungkung pada block-blok dan keluar dari comfort zone  maka pikiran kita akan mulai bekerja dengan daya maksimal untuk memikirkan sesuatu yang fresh. Pikiran ini akan menjadi cakrawala pembuka bakat kita yang terpendam sehingga kita dapat  menciptakan pertumbuhan/perkembangan bagi diri kita sendiri terutama menjadikan kita orang yang visioner. Beranikan diri  kita menjadi orang yang unik.


2.Amati hal-hal yang kita sukai atau yang menjadi hobi kita.

 3.Mulai berpikir mencari ide-ide kecil yang sederhana.

 4.Catat atau rekam setiap ide-ide kreatif yang muncul.

5.Mulailah berpikir dengan paradigma baru.


Jika kita terbiasa untuk berpikir dan melakukan hal tidak biasa,maka kita akan mampu menciptakan sesuatu yang tidak biasa dan itu akan menjadikan kita orang yang LUAR BIASA.


Berpikir didalam kotak (inside the box) hanya  akan menjadikan kita orang biasa-biasa saja,tetapi berpikir diluar kota akan menjadikan kita benar-benar orang LUAR BIASA.


Selamat menjadi orang yang LUAR BIASA dengan berpikir diluar kotak,sehingga menghasilkan pemikiran-pemikiran yang luar biasa.



Tidak ada komentar:

Posting Komentar

mohon kritikan dan sarannya :)